Execusi Bedah jeroan Panel
Polytron PLM32B70 LVDS kotor
Gambar normal, warna menjadi ungu seperti NTSC
Panel Samsung UA32EH4000
Solusinya : cut hanya 4 jalur seperti gambar dibawah ini
( Hanya 4 jalur yg dicut )
Gambar kembali Normal setelah dicut
======================== ....End .... ===================---
Toshiba 19HV15, pada1 unit panel ada 2 garis melintang....
Menghilangkan garis 2 melintang...coba cut jalur ckv1,2 ama ckvb1,2 jalur kanan..
Setelah di cut. jalur ckv1,2 dan ckvb1,2 jalur kanan..2 garis yg melintang pun jadi hilang,,tv normal ...
Hasilnya ...Sempurna..........
kalau udah bener jalurnya yg di cut...tpi masih gagal berarti panel udah cacat ( Gagal Service-Gc )...
========================== The End =====================
Gambar rusak..bisa disebabkan kabel LVDS kotor
solusi
singkat tp memuaskan. klu di lihat dari gejala, garis bergerak saya
simpulkan kabel lvds kotor/korosi atau kurang ground... cb ambil
stip/penghapus pensil... gosok pin lvds hingga kembali cling.... krn
kabel lvds msh model jadul, ambil lakban kertas... tempel ke body panel
kabel lvds, tutup abis pake lakban kertas.....
hasil nya... S E M P U R N A...... solusi singkat tp memuaskan.
Foto By - Fariz Ridhwan
=========================== The End ===========================
Catatan pengerjaan cuting jalur panel :
kadang ada nyampe setahunan, ada juga yg 1 minggu kabuh lagi... kita hanya
memberi solusi kecil ke user nya, selagi dia tdk mau ganti panel
baru... jadi hrs kita jelaskn ke user nya masalah service
panel ini. .user/ konsumen hrs faham dan tahu resikonya....
Cutting papan T-con di Panel Lcd-Led
tv led Samsung gambar doubel..setelah dilakukan Cut jalut T1 dan T2...tv langsung
langsung cliiing
eksekusinya seperti gambar dibawah ini :
Panel lcd Gambar doble
untuk singel cof jalur mana yg harus di cut ?
kita coba jalur yg di cut T1 dan T2 ....
Hasilnya ...sempuna..................tv kembali normal
======================= The end ========================
Toshiba 32PB2E gambar ping Double
Tv Lcd Toshiba 32PB2E, pertama dihidupkan gambar normal,..selang beberapa menit gambar jadi
doubel/ berjejer.
kerusakan tv TOSHIBA
LCD 32 inch type 32PB2E, kerusakan pertama di hidupkan gambar normal
setelah beberapa menit gambarnya jadi dobel
Copy and WIN : http://bit.ly/copynwin
Copy and WIN :
http://bit.ly/copynwin
Solusinya coba..cut jalur pada panel seperti gambar dibawah ini......
kerusakan tv TOSHIBA
LCD 32 inch type 32PB2E, kerusakan pertama di hidupkan gambar normal
setelah beberapa menit gambarnya jadi dobel
Copy and WIN : http://bit.ly/copynwin
Copy and WIN :
http://bit.ly/copynwi
ini panel masih utuh belum di cut/ sunat
ini gambar setelah di cut pada jalur panel yg menyebabkan gangguan pada gambar doubel
Tempat melakukan cut/ sunat pada jalur pcb panel
Gambar kembali normal, setelah dilakukan cut/ sunat pada jalur
========================= The End ==========================
Panel LCD Scan Driver sistim “High-Voltage Level-Shifting”
Cara kerja panel Scan-Driver ada beberapa
macam. Salah satunya adalah yang digunakan oleh Panel Samsung yang
dinamakan “High-Voltage Level-Shifting”.
Cara
kerja untuk mendapatkan pulsa2 drive CKV, CKVB, STVP dapat dipahami
dengan contoh blok diagram seperti gambar dibawah. Pulsa-pulsa CKV,
CKVB, STVP digunakan sebagai pulsa “Row driver” atau kadang juga disebut
“Gate –driver”.
- Pulsa-pulsa CKV, CKVB, STVP, dibentuk dari pulsa-pulsa STV dan CPV.
- Pulsa-pulsa
CKV, CKVB, STVP mempunyai level tegangan tinggi sekitar 35-40v, dan
mendapat suply positip dari VGH (Von) dan suply negatip dari VGL (Voff).
- Pulsa-pulsa
CKV, CKVB, STVP dari ic scan-driver dipecah menjadi 2 jalur. Satu jalur
masuk ke panel lewat sisi kiri, dan jalur satunya lagi lewat sisi
kanan.
- Kehilangan pulsa-pulsa CKV, CKVB,
STVP ( karena short, jalur putus, atau kehilangan tegangan VGH-VGL)
pada kedua sisi akan mengakibatkan layar blank-no osd, sedangkan kalau
hanya satu sisi yang putus biasanya gambar masih tetap ada.
- High-voltge
Shift-Register yang ada pada Row-driver didalam panel kaca kadang rusak
dan mengakibatkan gangguan “gambar double vertikal”. Kalau hanya salah
satu sisi yang rusak kadang panel masih dapat diperbaiki dengan memutus
jalur CKV, CKVB,STVP semuanya, atau kadang cukup salah satu jalur saja
pada sisi yang rusak. tetapi hal ini tidak menjamin 100% pasti bisa.
*************************************
Cara memotong jalur CKV, CKVB
Panel LCD yang mengadopsi teknologi penemuan Samsung, dimana ciri panel tersebut adalah :
- Panel semacam ini tidak hanya digunakan pada LCD Samsung, tapi juga digunakan pada Polytron dan Sony
- Panel
tidak menggunakan sirkit “row-driver” yang berada dibagian luar
kiri-kanan layar (…biasa disebut kupingan), sebab disini sirkit
row-driver sudah ter-intregrasi masuk didalam panel kaca.
- Pada board T-con di ketemukan test-point dengan tulisan STVP, CKVB1, CKVB2, CKV1, CKV2, VSS.
Problem yang sering terjadi dengan panel tersebut adalah :
Gejala
kerusakan tersebut diatas disebabkan adanya kerusakan pada sirkit
row-driver yang ada didalam panel kaca. Kerusakan demikian kadang memang
panel masih bisa diselamatkan dengan cara “memotong” (orang kadang
menyebut “cut” atau “sunat”) salah satu lajur jalur kiri atau kanan
Untuk itu kita mesti memahami dulu bagaimana sebenarnya jalur2 tersebut dan bagian mana yang mesti diputus.
- Ada 2 lajur jalur yag menuju ke panel kaca, yaitu kearah “kiri” dan kearah “kanan” layar (lihat gambar.1)
- Jalur-jalur tersebut berasal dari satu sumber, yang kemudian masing-masing bercabang menjadi 2 kearah kiri dan kanan (gambar.2)
- Jalur
yang dipotong nantinya adalah “hanya salah satu” lajur jalur yang
kearah panel kaca, jadi jangan sampai salah potong sehingga
mengakibatkan jalur pulsa terputus kearah 2 jalur semuanya.
- Jalur
mana yang mesti diputus? Lajur kiri atau kanan? Dalam ini belum bisa
diketahui. Kita mesti main coba-coba dulu atau untung-untungan.
- Misalnya
kita potong dulu lajur jalur kanan,……ternyata raster malah gelap. Maka
hal ini menunjukkan kita salah potong lajur. Sambung kembali jalur2 yang
telah dipotong……dan ganti potong jalur kiri.
- Menyambung
kembali jalur yang putus mesti dilakukan dengan hati-hati dan sempurna.
Artinya pastikan bahwa jalur2 telah tersambung kembali dan tidak ada
yang short satu sama lain.
- Untuk melakukan eksekusi, sebaiknya digunakan lampu penerangan yang cukup dan bantuan kaca pembesar.
- Sebaiknya jalur2 digambar atau difoto dulu sebelum eksekusi….agar jejak jalur aslinya bisa diketahui jika salah potong jalur.
- Untuk memotong jalur gunakan pisau cuter kecil yang masih baru atau silet.
gambar.1
gambar.2
Langkah-langkah sebelum melakukan potong jalur.
- Cari
dahulu letak lajur jalur kiri maupun kanan yang akan dipotong, yaitu
jalur2 STVP, VSS, CKV1, CKV1, CKVB1, CKVB2 dan kemudian masing-masing
diberi tanda.
- Gunakan ohm meter untuk
mencari tiap jalur, sebab yang diberi tanda test point umumnya hanya
salah satu jalur saja. Ujung probenya bisa diberi sambungan potongan
jarum pentul untuk memudahkan pengukuran karena jalur2 yang akan diukur
berukuran lembut.
- Jika jalur2 sudah
diketemukan, maka sebelum jalur dipotong dikerik dulu sehingga
tembaga-nya kelihatan. Ini berguna jika nanti ternyata salah potong,
sehingga jalur mudah disambung lagi dengan cara diberi solder jalur
tersebut (gambar.3)
Memotong jalur :
- Potong jalur sebaiknya pada bagaian yang berada didekat jalur yang masuk panel kaca.
- Arah
pisau sebaiknya jangan tegak lurus dengan jalur yang dipotong, tetapi
dibuat agak miring. Ini bergunaka memudahkan jika seandainya akan
disambung lagi karena salah potong.
- Ingat
- selulu gunakan pisau yang baru, agar jalur potongan sekecil mungkin.
Ini berguna untuk memudahkan jika harus menyambung lagi.
- Potong jalur CKV1,2 dan CKVB1,2 dulu.
gambar.3
Amati dengan seksama hasil gambar yang diperoleh :
- Mungkin hasil gambar yang diperoleh “cling” seperti resolusi aslinya.
- Mungkin hasil gambar bagian kiri adan kanan beda resolusinya. Yang sebelah kalau diperhatikan agak kasar.
- mungkin secara keseluruhan hasil gambar resolusi kasar, seperti ada garis-garis horisontal.
- Mungkin timbul satu atau dua garis horisontal tipis yang berwarna.
- Mungkian
problem tetap tidak bisa di perbaiki, walaupun sudah coba potong bagian
kiri maupun ganti potong bagian yang kanan. artinya panel sudah tidak
bisa diselamtkan
Dari contoh-contoh hasil gambar diatas, mungkin dapat diperbaiki lagi hasilnya dengan cara :
- Memotong semua jalur termasuk STVP dan Vss
- Atau malah menyambung salah satu jalur atau beberapa jalur yang telah dipotong pada lajur yang sama.
========================== The End =========================
Cara menentukan jalur mana yg harus di cut dan
analisanya :
Resep Be Good memotong jalur CKV, CKVB, STVP
Salah memperkirakan
bagian panel yang rusak, maka jalur CKV, CKVB, STVP yang telah diputus
perlu disambung kembali. Bagi yang belum berpengalaman maka hal ini
tentu dapat merupakan mimpi buruk. Berikut ini adalah pengalaman Be Good dalam memotong jalur, agar kalau terjadi kesalahan mudah disambung kembali.
Bersihkan area jalur dari lapisan penutup jalur printed (yang berwarna hijau gelap).
Setelah
bersih - kerik lapisan diatas jalur yg akan di cut sampai bersih, kalau
kurang bersih nanti timah solder sulit atau tidak mau nempel.
Proses
cut atau memotong jalur - cukup ditekan dikit aja ditarik ampe putus
jalurnya, jangan dalam2 nanti susah nyambungnya. Cut cukup satu alur aja
-jangan di lebarin hasil cutnya, sebab kalau parit hasil cut terlalu
lebar timahnya nanti sulit nyambung.
Proses penyambungan kembali bila salah cut - cukup dikasih timah saja di antara jalur yg terpotong.
Pembersihan kalau sudah selesai , bersihkan menggunakan kapas korek kuping yang dicelup thiner - hasil pasti cling dan rapi
Hanya dengan banyak berlatih, maka akan membuat hasil makin sempurna,
Cara
terbaik cara memotong - posisi pisau cutter agak miring, bukan tegak
lurus. Dengan demikian jika mau disambung lagi cukup ditekan saja sampai
rata, kemudian tinggal diberi timah.
Pak Dindik Pristiady
memberikan tambahan pengalamannya - sebelum di cut agar jalur di-foto
dulu (atau digambar). Hal ini untuk meng-antipasi jika sampai terjadi
jalur rusak dan sulit dilacak.
Contoh kasus pada sebuah panel
yg di cut/ sunat cuma clk4,clk5,clk6
saja di check teg di titik tersebut
tegangannya nyut2an..
teg normal 3,2v
kadang teg turun ke 2,6 ..pas teg turun gambar jadi rusak
Panel LG kalo rusak... parah, tapi
malah lebih gampang... parah nya sampai makan ic.... gampang nya karena makan
ic, malah ketauan mana yg short... jurus nya sama potong-2 dan isolasi.. yg bikin
ic nya panas ya itu jalur yang rusak... tinggal di potong...
Gimana atau dari mana kita tahu
bahwa vcc tiap pin yg seharusnya benar ,kan gak ditulis dipcb ,apakah semua data pin/ vcc
tiap model tv sama apa beda" ...
sebenarnya saya juga gak tau normal VCC nya...
cuma pas lagi hidup testpoin nya di check satu2...mana pin yg tegangan nya gak normal atau nyut2an..
untuk kasus ini check clk1, clk2, clk3 sebelah kiri
panel terukur normal 3.2V...
clk4,clk5,clk6 sebelah kanan terukur teg gak
stabil...
kadang 2,7 kadang 3,2V....
Note : sambil perhatiin ke layar jika teg berada pada 3,2V
gambar normal..
jika teg turun ke 2,7V gambar jadi rusak...
solusinya " CUT jalur yg bermasalah yaitu jalur
clk4,clk5,clk6 sebelah kannan tadi....
Samsung dgn panel LTF320AP13 problem double vertikal
- Coba
cut hanya STVP saja….lha kok malah tidak kluar gambar alias
gelap,…….tunggu agak lama dikit sebelah kiri kok ada mulai nyala
semburat2 blank………langsung mati-in dulu.
- Cut disambung
lagi….rencana mau cek tegangan VGH, VGL dll dulu…….tapi ketika
dinyala-in gambar kok malah sudah normal……untuk safenya pesawat
dirunning terus…….(mulai jam 15.00
- Tapi tadi habis magrib dpt sms dari bengkel……….kalau kumat lagi………...
- Wah….esok mesti mikir lagi niiiii. Enak-e diapakno disik yo sesuk ?
Papane Nandini
cek jalur CKV dan CKVB, jalur ini dipecah ke kanan dan kekiri panel....
yg goyangannya paling gedhe, itu yg coba di potong duluan
Dindik Pristiandy Pak itu
yg cof/row nya satu ya.... Kalau ada gbr nya tlg di upload... Ada 5
sampai 12 titik biasanya yg tidak saya aktip kan alias di
sunat,tergantung tingkat ngeyel nya si panel.....
Sumarsono Budiharjo wah gak duwe kamera mas Dindik........flatwire ke panel kaca hanya ada satu ditengah.......
Dindik Pristiandy Kalau sama dg ini,cut yg kanan pak habiskan saja 12 titik... Jd yg berfungsi hanya row kiri nya saja...
Dindik Pristiandy
kalau tidak di habiskan yg kanan kadang masih sisa garis halus ....
tipis sekali,kalau agak kasar stvp nya ketinggalan sunat hehhehehe
Papane Nandini saya ada 2 panel AP08...... kanan kiri udah anu kabeh..... payahhh
Sumarsono Budiharjo
Ketok-e sama persis...tadi yg sy cut antara test point STVP dengan
kapasitor smd.......Maksudnya jalur flatwire 12 titik sebelah kanan di
cut...trus mulai-nya dari mana....apa mulai dari pinggir paling kanan
sendiri....
Dindik Pristiandy kalo
kanan kiri udah anu yo balek ke ┼┼aa┼┼aa┼┼aa┼┼aa ... iki ono loro sg wes
anu kabeh,pak Sumarsono di ukur dulu pak yg goyang inul nya nemen,kanan
atau kiri... habiskan saja jgn ragu2... takut nya gak sempurna hasil
nya
Dindik Pristiandy yg ckvb dulu
pak itukan di bagi 2 kanan kiri,sumber utamanya kan dr dc dc konverter
kalau jalur ckvb nya sdh ketemu yg bikin inul,temen2 nya habisin
sekalian jd yg kerja hanya satu saja row nya
Papane Nandini
maksudnya gini, jalur CKV dan CKVB itu kalau diurut akan ketemu kalau
jalur ini dibelah kekanan dan ke kiri layar..... maksud kang dindik,
potong semua jalur CKV dan CKVB yang menuju sisi kanan (berada di
kanan), urut aja salah satunya, biasanya jalurnya ngumpul
jejer-jejer.... seingatku nomor 4 atau 5 dari kanan pin FPC
Dindik Pristiandy tinggal pilih yang putih atau yang biru....
Sumarsono Budiharjo
@Papae N......nek tak pelototi gambar-e mas dindik...kan ada CKV1,
CKV2, CKVB, STVP, CKVB1......apa semua dipecah 2 jalur....jadi mesti
ditelusuri semuanya yang kearah panel kaca?
Dindik Pristiandy
betul pak... ada 2 jalur ke cof nya,kanan dan kiri... sumber nya di dc
dc konverter... makanya jangan terkecoh dg tulisan yg di pcb nya...
terkadang ckvb 1 dan ckvb2 tidak di tulis,mungkin pabrik e lali
hahahahhaa
Papane Nandini betul, semua dipecah ke kanan dan kiri
Papane Nandini kadang ada yg sampai jadi 12 jalur, 6 kanan 6 kiri
Wahyudi Widodo aku dua kali dapet toshiba pb200 kok gak berhasil yo... opo wis terlalu koplak..
Wahyudi Widodo coba besok tak uplodnya yo mas Dindik Pristiandy di pikir bareng2...
Dindik Pristiandy
PB kan nganggo samsul panele toh.. podo ae .. tinggal di kur kanan opo
kiri lak beres nek seng AV700 nganggo cof/row ne 2 kolom... rodok
angel,tapi aku wingi entok yo seng kanan seng ngeyel
Papane Nandini paling udah anu 22nya
Wahyudi Widodo he eh... kayaknya 2 2 nya sudah anu.... wong tak sunat kiri kanan wis gak mempan
Kin Mumet nyimake, anu kanan anu kiri....entek mengko anune
Ahmad Adang Nursalim Melu sinau
Aries Elektronik ikut mikir anune,,, goyang2 inule,, #bahasa tingkt soldersakti
Sucipto Dindik
Pristiandy baru tahu kalau yg disunat itu cof kiri atau kanan walaupun
kadang tidak ditulisi ....mangkane sering tidak berhasil
Heri Suranto Pemecahan jalur,Ngambil dr group tetangga mudah2an membantu.
Dindik Pristiandy
Mas Sucipto. Kebanyakan rekan2 ter fokus di ckvb1 atau 2 tp cut nya di
psu/ dc dc konverter nya... Ini yg membuat kegagalan dan terkadang malah
blank karna yg di cut langsung di sumber nya.. Seharus nya di cari dulu
yg ke kanan atau kiri yg cacat/tidak sinkron... Ckvb nya
Sumarsono Budiharjo
wah dapat ilmu baru nih...terbukti Tuser Indonesia luwih pinter karo
tuser monitor.net.Ru....apalagi dibanding tuser badcaps forum...
Abu Ali Melu sinau..juga
Sawali Ali Absen dan langsung nyimak. Ben iso
Kin Piye kabare kg Sawali Ali...nembe njedul..xixixi
Be Good ikut ah
Be Good system nya begini di panel samsul.
Be Good
duh susah neh jelasinnya,gini aja deh,panel lama pk sistem cof row
biasa klo di indo sebutnya pake kuping,ini pake system vgh vgl vcom dan
data signal ane lupa namanya hehe blom cek skema ane lagi,semua di
proses di chip cof sebelum di umpan ke gate row ,nah menurut sy pabrikan
membuat panel system baru dengan di bagi control gate rownya agar sisi
frame bisa tipis,jadi aslinya system chip row yg dipake ditiadakan dan
dibagi menjadi 2
Be Good (1) .vgh
vgl /von voff di umpan di dalam ic dc dc converter diproses menjadi
signal setelah di control oleh oe ,vst dll ane lupa namanya hehe keluar
menjadi ……(2) signal ckv ,ckvb ,ckv itu signal pertama sedang ckvb
singnal kedua,signal ini di umpankan ke rangkaian gate row driver
sebelum di lempar ke gate row nya
Be Good nah disini kasusnya terjadi
Be Good
klo kasus panel standar dulu yg pake chip driver/kuping nya pasti
kasusnya jalur ke chip putus,kasus jenis yg gate driver nya dibagi lain
lagi,signal ke gate driver terganggu atau putus seperti kasus lama,cuman
jadi beda hasil rusaknya ,anggap aja klo panel lama chip nya rusak di
ic chipnya langsung
Be Good panel
dobel kasusnya mudah aslinya cukup membuang jalur ke gate driver yg
rusak ,bila gate driver masih setengah kerja ,biasa kita hanya cut
sebagian jalur hasilnya gate driver masih kerja sebagian ,gambar tidak
akan sempurna ,walau bbrp kasus ada yg bisa normal,jadi cara paling baik
yah abisin sebelah gate row nya sisakan yg bagus,klo salah disambung
lagi cut sebelahnya,
Be Good lengkapnya nti sy post beserta pic kumplitnya
Kin Mentang2 kasus gambar dobel, komennya juga dobel....xixixi
Be Good kekeke kasus neh operatornya wkwkw
Sumber
FB + Marsono-tv
Teori pemahaman tentang Panel Lcd-Led dan komponen pendukungnya
Memahami Vgh, Vgl adalah merupakan salah
satu dari macam-macam suply yang digunakan pada panel driver yang
diumpankan pada ic Sorce driver maupun ic Gate driver.
Coba kita ingat dulu tentang sirkit vertikal-out pada teve CRT yang mempunyai supply Vcc simetri +/-
- Sirkit ini berfungsi untuk “memperkuat amplitudo” atau “memperkuat level” pulsa-pulsa dari vertikal osilator.
- Pulsa dari osilator semula hanya mempunyai amplituda sekitar 5v
- Kemudian diperkuat ole ic vertikal-out agar amplitudonya menjadi sekitar 24v.
- Maka diperlukan simetri suply Vcc
(+) 12v dan Vcc(-) 12v sehingga pulsa vertikal-out dapat berayun antara
(+)12v dengan (-)12v atau dapat dikatakan pulsa mempunyai level 24v
peak-to-peak.
- Disini pulsa output dari ic vertical-out disambungkan ke kumparan def yoke kemudian langsung ke tegangan 0v atau ground
++++++++++++++
Untuk men-drive pixel-pixel LCD
dibutuhkan beberapa macam pulsa. Pulsa-pulsa drive ini juga perlu
diperkuat “amplitudo”nya menggunakan beberapa “Op-amp” (operational
amplifier) yang terdapat didalam ic driver. Disini cara kerja Op-amp
juga hampir mirip dengan ic vertikal-out.
- Untuk Vcc (+) Op-amp digunakan istilah Vgh atau Von.
- Untuk Vcc (-) Op-amp digunakan istilah Vgl atau Voff.
- Setiap tipe panel mempunyai tegangan
Vgh dan Vgl yang berbeda. Umumnya Vgl berkisar antara +20v hingga +40v,
sedangkan Vgl sekitar (-)5v hingga (-)15v. Dan hal ini juga tergantung
dari besar-kecil ukuran layar LCD.
- Oleh karena tegangan tidak simetris –
maka disini output Op-amp tidak disambungkan ke ground seperti halnya
ic vertikal-out. Agar output tegangannya terhadap Vgh dan Vgl dapat
simetri, maka output disambungkan pada tegangan yang ada ditengah-tengah
antara tegangan Vgh dan Vgl atau yang dinamakan Vcom.
Lihat contoh gambar blok diagram diatas.
- Pulsa-pulsa OE, CPV dan STV di mixer (dicampur) kemudian diperkuat amplitudonya oleh Op-amp L4, L5 dan L6.
- Pulsa-pulsa yang levelnya sudah besar kemudian dinamakan CKV, CKVB, STVP.
Lihat gambar blok diagram diatas.
- Gate/Row driver mengatur “on-off” pixel mana yang akan dinyalakan secara bergantian dengan kecepatan tinggi
- Colum driver mengatur “terang-gelap”nya pixel yang akan dinyalakan.
- Contoh pixel RGB disini – terlihat tidak disambung ke ground, tetapi ke tegangan Vcom.
++++++++++++
Dari mana diperoleh tegangan Vgh dan Vgl ?
- Tegangan input untuk modul T.con umumnya ada yang 3.3v, 5v atau 12v.
- Untuk mendapatkan tegangan Vgh,Vgl –
biasanya digunakan sirkit IC yang dinamakan LCD driver atau Dc-Dc
Converter, yang merupakan sirkit mini yang kerjanya hampir mirip dengan
“switching regulator”.
- LCD driver dapat digunakan untuk menaikkan maupun untuk menurunkan tegangan input.
- LCD driver umumnya menggunakan sebuah ic yang memang sudah di-design untuk hal seperti ini, misalnya MAX17113, TPS65160.
- Kecuali untuk menghasilkan tegangan Vgh, Vgl – LCD driver juga digunakan untuk menghasilkan tegangan-tegangan lainnya.
Gambar diatas adalah contoh sebuah ic LCD driver, yang mendapat input 12v dan digunakan untuk menghasilkan tegangan output :
- Vs 15v
- Vgh 23v
- Vgl (-)5v
- Vlogic 3.3v
inverter Led pake ic OB3362RP -
MP3389
=========================== The End ==========================
Papam T-con yg terpisah dg Panel Lcd-Led
Pada teknologi teve tabung, maka agar CRT dapat menampilkan gambar diperlukan :
- Def yoke : Memerlukan suply pulsa Defleksi horisontal dan pulsa Defleksi vertikal
- CRT : Memerlukan tegangan Heater, tegangan tinggi Anode, tegangan Screen, dan tegangan Fokus
- Modul CRT soket : Memerlukan sinyal gambar RGB, tegangan RGB Driver 180v, dan tegangan 9v
Ini sangat berbeda dengan teknologi LCD, dimana :
- Agar panel dapat menampilkan gambar dibutuhkan macam-macam kontrol dan tegangan yang lebih rumit.
- Membicarakan Panel LCD tentu tidak dapat dipisahkan dengan T.con
(timing control) sebagai driver panel kaca LCD yang isinya terdiri dari
ratusan ribu buah pixel.
- T.con adalah kunci utama bagaimana gambar bisa terbentuk dari susunan pixel-pixel pada panel kaca tersebut
- Pada LCD model-model lama - Panel kaca dan T.con masih terpisah,
tetapi berkat kemajuan teknologi pembuatan pada model-model baru
keduanya sudah dibuat menjadi satu kesatuan.
- T.con dibutuhkan untuk mengatur timing “pembukaan-penutupan” atau
"nyala gelap" masing-masing pixel-pixel yang terdapat pada Panel kaca
sehingga dapat membentuk sebuah gambar.
- T.con merupakan pasangan tetap dengan Panel kaca, sehingga panel kaca tidak dapat dipasang atau diganti dengan sembarang T.con
- Setiap tipe jenis Panel kaca tipe yang bebeda membutuhkan sirkit
driver yang berbeda pula, demikian juga karakteristik masing-masing
driver yang berbeda, sehingga mempelajari driver panel LCD menjadi lebih
agak rumit.
Perlu dipahami bahwa panel kaca atau pixel-pixel tidak dapat
mengeluarkan “cahaya”sendiri. Tiap-tiap pixel dari panel kaca hanya bisa
“membuka atau menutup” sehingga cahaya dari backlight “bisa menembus
keluar atau terhalang tidak dapat menembus keluar”.
- Gambar diatas adalah contoh bagaimana sebuah pixel di-drive agar dapat hidup-mati.
- Setiap Pixel masing-masing di-drive oleh sebuah FET yang yang
dinamakan TFT (Thin Film Transistor), yang semauanya tertanam didalam
kaca panel.
- TFT di-drive oleh pulsa-pulsa yang dinamakan GATE driver (atau
Coloumn driver atau Data driver) dan SOURCE driver (atau Row driver).
- GATE driver berfungsi sebagai switch on-off yang mempunyai tegangan dengan variasi antara kurang lebih sekitar 0 hingga 10v
- SOURCE driver merupakan data gambar dan mempunyai range tegangan antara sekitar -5v hingga +20v (antara Vof hingga Von)
- Output bagian bawah pixel-pixel tidak disambung langsung keground,
teapi dihubungkan dengan tegangan Vcom yang besarnya ada ditengah-tengah
antara Voff dan Von.
Secara garis besar blok panel driver terdiri dari bagian-bagian yang dinamakan :
- Timing kontrol.
- Pembangkit Grayscale (gamma).
- Pembangkit tegangan-drive.
- Pembangkit macam-macam tegangan suply.
CONTOH sirkit T-con dan sambungannya dengan panel LCD
CONTOH MODUL T-Con board model lama

- Gambar diatas adalah merupakan T-con board pada teve LCD model lama yang masih terpisah dengan panel kaca.
- T-con board biasanya lokasinya ada dibagian tengah-atas dari
belakang panel lcd, yang ditutup dengan casing logam sehingga tidak
nampak dari luar.
- Konektor bawah dihubungkan dengan modul digital board atau biasa
juga dinamakan Mother-board dengan menggunakan kabel spesial yang
dinamakan kabel LVDS
- Konektor bagian atas disambungkan menggunakan "flat wire" ke Panel kaca lewat panel driver RSDS dan RA
Timing kontrol untuk mengasilkan gambar pada panel LCD
Sangat
berbeda dengan cara kerja tabung CRT dimana gambar diperoleh dengan
bantuan scaning horisontal dan vertikal. Maka agar dapat membentuk
sebuah gambar pada panel LCD , “penyalaan” masing-masing sub pixel
dikontrol oleh sirkit yang dinamakan “timing kontrol” seperti gambar
blok dibawah ini.
- Source
Driver dan Gater driver merupakan satu kesatuan dengan panel kaca LCD –
dan disambung menempel langsung dengan kaca panel menggunakan beberapa
flat wire atau biasa dinamakan COF.
- Modul “Timing control” atau
“T-con” layar besar umumnya berdiri terpisah sendiri dan disambungkan
ke driver menggunakan flat wire.
- Tetapi pada layar ukuran kecil “modul timing kontrol & driver” sudah merupakan satu kesatuan.
Perkembangan perubahan bentuk phisik panel LCD
Bagi
pemula yang baru mengikuti teknologi LCD tentu akan bertanya-tanya
mengapa ada panel yang mempunyai Gate driver (……istilah tuser ada
“kupingan”-nya, tetapi ada pula yang tidak mempunyai gate driver).
- Pada awalnya memang semua panel LCD mempunyai pc-board Source driver dan Gate driver.
- Kemudian
dikembangkan tanpa pc-board Gate driver. Ini bukan berarti gate driver
dihilangkan. Tetapi gate driver telah ditanam pada kaca panel dengan
teknologi COG, tapi masih nampak mempunyai flat wire untuk
sambungan-sambungannya.
- Dan sekarang hampir semua panel LCD tidak ada kupingan-nya, sebab semua sudah tertanam pada kaca panel LCD.
Istilah-istilah teknis yang berhubungan dengan panel LCD.
- COF
= Chip on Film (gambar bawah-atas), yaitu teknologi dimana chip ic
ditanam pada FPC (flexible printed circuit). Istilah lain yang kadang
digunakan untuk menamakan COF adalah TPC (tape carrier package)
- COG = Chip on Glass (gambar bawah-bawah), yaitu teknologi dimana chip ic ditanam pada papan kaca LCD (TFT array)
- ACF
= Anisotropic Conductive Film, yaitu merupakan semacam timah solder
yang bersifat sebagai penghantar listrik yang digunakan untuk menyambung
driver (COF) dengan pc-board atau dengan kaca panel LCD
- TAB
= Tape Automation Bonding, yaitu proses atau piranti untuk menyambung
COF dengan pc-board atau dengan panel kaca LCD. Proses TAB menggunakan
press- toll yang dipanaskan (temperatur sekitar 60 hingga 900C, tekanan sebesar 250-600 kg/cm2 ,
waktu 3-20 detik) seperti terlihat pada gambar dibawah. Agar tidak
merusak COF, maka dipakai “silicon rubber” atau “teflon” yang merupakan
bahan penghantar & tahan panas yang dipasang antara press-toll
dengan TCP

Contoh gambar mesin TAB
Kerusakan panel LCD.
Dengan telah memahami bentuk dan konstruksi panel, maka kerusakan panel dapat disebabkan oleh berbagai macam, seperti :
- Chip ic pada pc-board rusak, dapat diperbaiki kalau ada partnya.
- Chip ic pada COF rusak, dapat diganti komplit kalau ada spare-part dan mesin TAB bondingnya.
- Chip ic dalam kaca panel rusak.
- Sambungan antara chip ic dengan FPC pada COF. Ada kemungkinan diperbaiki.
- Sambungan
antara COF dengan kaca panel ataupun dengan pc-board kurang kontak. Ini
adalah jenis kerusakan yang paling sering dijumpai dan ada kemungkinan
untuk direpair.
- Ada jalur atau sambungan yang putus pada
pc-board, COF, ataupun dalam kaca panel. Untuk sambungan atau jalur
putus diluar kaca panel masih ada kemungkinan untuk diperbaiki.
- Ada transistor yang digunakan untuk menghidupkan sub pixel dalam kaca LCD rusak.
- Wadah sub pixel cairan LCD retak atau bocor. Biasanya karena benturan.
- Kerusakan polariser disebabkan karena over heat. Bisa diganti baru – Cuma masalahnya di Indonesia belum ada yang jual.
Mau jadi tukang repair panel LCD profesional. Coba “Ngintip” tukang repair LCD arek-arek luar sana :
Cara memeriksa blok T-con Panel yg terpisah
Contoh kasus Tv led LG model 32LS3110 gambar tidak tampil, Sound dan
backlight normal.
t-con type LC320exn,
cek tegangan sbb :
vcc 3v
vin 12v
vgh 0v
vgl -6v
gip, rst, vst, vo, vr, vf, g(1,2,3,4,5,6) @-6v
teg. (v) (2,3,4,5,10,11,12,13), v-com r, vcom rfb, vcom l,
vcom r, vcom rfb = 0v
mungkinkah tcon masih normal/ bisa diselamatkan?
caranya sbb :
Lepas out beban t-con, ukur lagi vgh
keluar gak..kalau keluar, tcon normal kalau ngak t-con berarti rusak.
Lepas beban out di t-con, ukur vcc vgh
keluar ngak 24v kalau 24v ada... t-con normal, kalau tdk ada teg. 24v berarti t-con rusak..cek dulu GPL
Type ic yg sering menempel pada papan panel lcd-Led diantaranya :
- MAX 9694 EVKIT-GAMA ( merupakan ic gamma dg V 3,3v, 8v. 9,0. 10v)
Sirkit gamma correction pada LCD driver :
- Sirkit gamma lokasi ada pada bagian “Source driver” atau “data driver”
- Merupakan sederetan “tegangan-tegangan reference” yang jumlahnya
tidak selalu sama antara satu layar LCD dengan layar LCD lainnya.
- Disini data gambar “digital” dirubah menjadi “tegangan analog” sesuai dengan tegangan reference gamma correction.
- Gamma correction yang tersedia umumnya mempunyai nilai (1.8), (2.0), (2.2) dan (2.4)
- MAX 17121EVKIT_174 ( Merupakan ic konverter/ pengubah pulsal oe, cpv, dan stv menjadi pulsa
ckv, ckvb dan stvp.untuk dihubungkan ke ic konverter dc-dc hingga keluar menjadi besar yg dinamakan
pulsa ckv, ckvb, dan stvp selanjutnya diubah lagi menjadi pulsa ckv1, ckv2.ckvb1.ckvb2.dan stpv
untuk dihubung ke kaca panel melalui cof ic ( flexibel kaca ).. Seperti gambar d ibawah ini :
![[clip_image004%255B5%255D.gif]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKC_2FMg4z3ZtvTSGbLFJ5XMpUTPVOkR8Tbti7HanQPEyymysK4CQcHGfUVwpMDTSra0BQqlsMVkYHA2m_KjOwdksSw1nmyVkS4AHrQqN3iWY-Rvgpcxu2lHeyeIXDs_2wEpG8ch7Qmqj2/s1600/clip_image004%25255B5%25255D.gif)
- MAX17122EVKIT ( merupakan ic Backlight-Led Driver dg V-in 12v,,maka V out - 15v/2,2A, V in 10.
maka v-out 15v/ 1,5A dan merupakan ic DC-DC )
- Si 4542 DY ( Biasa dipake pada PSU Polytron lcd 24")