.

lcd service

  • Memahami cara kerja power suply serie STR-A60xx


    Mengenal karakteristik seri STR-A60xx akan sangat membantu jika menjumpai kerusakan power suply yang menggunakan ic tsb. IC seri ini digunakan untuk power suply stand-by LCD layar besar atau power suply tunggal pada LCD layar kecil.


    clip_image002  
    clip_image004
    clip_image006
    clip_image008

    • Merupakan ic PWM kontrol
    • Didesign bekerja pada frekwensi 67 Khz
    • Mempunyai daya :

     
    220v / 90~260v
    STR-A6051M
    16 / 12 watt
    STR-A6052M
    20 / 16 watt
    STR-A6053M
    24 / 20watt
    STR-A6059H
    10 / 8 watt
    STR-A6061H/HD
    13 / 11 watt
    STR-A6062H
    15 / 13 watt
    STR-A6069H
    10 / 8watt
    STR-A6079H
    8 / 5 watt
    • Tegangan Vcc pin-5 agar bisa start min 13.8v – max 16.8v. Kalau over kan menyebabkan protek. Sirkit untuk start-up ada didalam ic sendiri dari pin-7,8, sedang jika power suply sudah bekerja akan diberikan dari tranfo switching lewat D2.
    • BR pin-2 untuk monitor tegangan input. Jika tegangan input drops dapat menyebabkan power FET didalam ic rusak. Jika pin-2 tegangan kurang dari 4.45v maka osilator akan berhenti bekerja (brown –out). Dan ic akan re-start bekerja kembali jika tegangan pin-2 lebih dari 5.2v (brown-in).
     
     
    Trobelshuting jika tidak mau bekerja
    • Pastikan bagian sekunder tidak ada yang short.
    • Cek tegangan input dc 300v pada elko besar.
    • Cek tegangan start Vcc pin-5. Cek pin-Vcc tidak short dgn ground (ic rusak).
    • Cek elko C2 (umumnya 47u/50v), R2, D2.
    • Cek nilai Ra, Rb tidak molor. Atau cek C10 tidak bocor.
    • Cek sirkit umpan balik U51 dan photocpupler.

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More